Berikut adalah Kisah Pengalaman Optimasi Kesehatan...

Kisah 1

Ketika Sakitku Membuatku Berada Pada Titik Paling Bawah Hidupku

Nama saya Annisa, seorang istri juga ibu dari 3 orang anak. Dalam keseharian, saya terbiasa mengurus rumah dan menyiapkan segala keperluan suami dan anak-anak. Suami saya adalah seorang karyawan di kantor pemerintahan, anak sulung saya berumur 15 tahun, anak kedua saya berumur 11 tahun, dan anak bungsu saya masih berumur 4 tahun. Dulunya, saya juga seorang karyawan di sebuah perusahaan. Namun setelah menikah dan hamil anak pertama, saya memutuskan resign dari pekerjaan saya. Terdengar klise, tapi saya memang ingin fokus untuk mengurus keluarga kecil saya di rumah.

Saat masih gadis, sebetulnya saya termasuk orang  yang aktif dalam organisasi dan kegiatan sosial. Saya senang melakukan kegiatan sosial yang cukup menyita waktu saya. Sayangnya, di tengah padatnya aktifitas yang saya jalani, sering kali saya merasakan sakit pada lambung/magh. Maklum, saya memang memiliki magh kronik. Selain magh kronik, saya juga memiliki asma sejak kecil. Kondisi cuaca dingin dan debu adalah pemicu seringnya asma saya kambuh.

Ketika asma kambuh, terasa sekali oksigen tidak bisa sampai ke paru-paru dan rasa sesak yang amat sangat seringnya membuat saya merasa seperti kematian ada di depan mata. Itulah akhirnya yang membuat saya memiliki panic attack. Alhasil, ketika terjadi serangan asma, saya wajib menggunakan inhaler. Lambat laun, dengan mengurangi aktivitas fisik, menghindari pemicu, alhamdulillah frekuensi serangan asma saya bisa berkurang. Kalaupun terjadi serangan, cukup dengan minum obat oral Salbutamol, tidak lagi menggunakan inhaler.

Namun setelah menikah dan memiliki anak, panic attack dan magh kronik saya justru semakin parah. Hampir setiap pagi, perut ini terasa kembung, penuh, mual dan membuat sangat tidak nyaman. Berjalanya waktu, asam lambung saya semakin parah, rasa nyeri dan penuh sering kali sampai ke ulu hati, membuat nafas terasa berat, terasa pendek seperti ada yang mengganjal dan menekan pada saluran nafas. Ditambah dengan kadar kolesterol saya yang tinggi yang mencapai angka 290 mg/dl, membuat tengkuk berat dan sering sakit kepala. Astagfirullah

Karena rasa sakit yang amat luar biasa, kadang saya merasa sudah jatuh pada titik paling bawah hidup ini dan ingin sekali menyerah atas sakit yang saya rasakan setiap hari. Bayang-bayang takut akan kematian yang hadir di pikiran saya, betul-betul menghambat aktivitas saya. Ya Allah, maafkan hamba-Mu ini yang lalai akan nikmat yang telah Engkau berikan. Tapi alhamdulillah, ketika melihat anak-anak, ada semangat yang tumbuh bahwa saya harus sembuh karena saya ingin menemani dan mendampingi anak-anak hingga dewasa .

Saya terus berikhtiar untuk mencari jalan kesembuhan, sampai akhirnya saya mendapatkan informasi dari situs online tentang OKe Solution yang memiliki metode Teknik Optimasi Kesehatan, sebuah metode penuntasan berbagai jenis penyakit dengan mengintegrasikan Soul (Hati), Mind (Pikiran) dan Body (Fisik).

Segera saja saya hubungi Customer Service OKe Solution untuk mendapatkan informasi yang lebih detil dan ternyata responnya sangat cepat dan ramah. Setelah saya menjelaskan keluhan saya kepada CS OKe Solution, saya diberi informasi tentang konsep sakit, sehat dan treatment yang akan dilakukan pada kunjungan saya nanti. Treatment ini tidak menggunakan alat bedah atau obat, dan itulah yang membuat saya semakin tertarik untuk mencoba, karena jujur saja, saya sudah sangat bosan minum obat selama belasan tahun. Tidak lama, saya segera dijadwalkan untuk treatment pada minggu depan, karena jadwal di minngu tersebut sudah penuh.

Sampai pada waktunya, Jum’at pukul 10.00 saya datang ke kantor OKe Solution untuk menjalani treatment. Saya disambut oleh resepsionis yang ramah kemudian saya diminta untuk mengisi formulir pendaftaran. Selesai saya mengisi formulir, saya langsung masuk ke ruang treatment dan bertemu dengan Tim Optimasi. Di awal, Optimator menjelaskan tentang beberapa fakta, bahwa ternyata terdapat 3 komponen dalam diri setiap orang. Komponen tersebut adalah Soul (Hati), Mind (Fikiran), dan Body (Fisik) yang saling terkait satu dengan yang lainya. Yang paling utama adalah Soul (Hati), ketika ada gangguan pada soul, juga akan muncul gangguan pada Mind dan Body. Berdasarkan penelitian, sakit fisik yang terjadi ternyata lebih banyak disebabkan oleh gangguan pada Soul (Hati). Setiap terjadi sakit fisik, ada pasangan emosi yang terjadi pada Soul. Intinya, kalau Soul dan Mind dibersihkan, Insya Allah fisik kita akan sehat. Secara tekniknya, Optimator akan melalukan Tapping/Pengetukan pada Major of Meridian Energy/Titik Simpul Syaraf Utama.

Dari setiap penjelasan Optimator, membuat saya semakin yakin bahwa teknik ini insyaa Allah mampu menyelesaikan masalah fisik saya karena yang akan dilepaskan adalah sumber penyebabnya yaitu pada Soul (Hati). Tapi Optimator menyampaikan hal yang paling penting, bahwa metode optimasi ini akan optimal kalau saya sebagai pasien MAU menerima kenyataan sakit yang saya alami juga MAU menerima metode optimasi ini. Karena kaitannya dengan Soul dan Mind, keikhlasan saya betul-betul dibutuhkan. Jika saya tidak bisa melakukan hal tersebut, risiko hasil optimasi akan kurang optimal.

Bismillahirrahmanirrahim… Insyaa Allah, ini akan menjadi jalan kesembuhan untuk saya. Kalaupun belum bisa mendapatkan hasil sesuai mau saya, saya menganggap ini sebagai jalan ikhtiar, karena Allah suka pada orang-orang yang berusaha. Saya mantapkan hati dan saya menyetujui proses optimasi tersebut.

Proses treatment optimasi pun mulai berlangsung. 10 menit pertama saya langsung merasakan jalan nafas mulai ringan, badan pun terasa lebih nyaman. 30 menit berlalu, rasa mengganjal dan menekan pada ulu hati langsung hilang, nafas saya terasa panjang dan lega, tengkuk dan kepala yang sebelumnya terasa sangat berat langsung terasa ringan dan nyaman. Dan yang paling utama, entah bagaimana saya merasa hati saya lebih plong, tenang, tanpa beban, tidak muncul rasa panik yang biasanya menghantui saya. Masya Allah, luar biasa!!! Saya betul-betul merasakan metode optimasi ini adalah jalan kesembuhan untuk saya. Setelah selesai treatment, Optimator berpesan untuk saya senantiasa bersyukur, ikhlas dan berpasrah hanya kepada Allah atas apa yang betul saya rasakan saat itu.

Tiga hari berikutnya, saya dijadwalkan untuk treatment kembali dan alhamdulillah semua sakit, lemas dan  ketidaknyamanan yang saya rasakan menghilang. Saya betul merasa sehat wal’afiat, hati terasa lebih tentram, saya merasa lebih sabar dan tenang dalam menyikapi setiap persoalan hidup.

Semoga pengalaman saya ini memberikan manfaat bagi teman-teman yang sedang mengalami sakit  ataupun mungkin ada saudara atau sahabat kita yang mengalami berbagai gangguan kesehatan lainnya. Mudah-mudahan bisa menjadi jalan kesembuhan untuk kembali sehat dan bahagia. Yang pasti, kuncinya adalah keterbukaan hati dan pikiran J

Kisah 2

bla bla bla

Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh…. Nama saya Angky, seorang karyawati swasta di salah satu perusahaan di Tangerang. Saya merupakan orang yang tergolong aktif di media sosial baik FB, Instagram, dll. Ketertarikan saya pada media sosial bisa dibilang terlalu berlebihan. Setiap hari bahkan hampir setiap saat saya merasa wajib untuk mengecek akun media sosial saya. Saya juga aktif dalam memposting kegiatan pribadi saya. Walaupun saya tahu akan ada yang menyukai postingan saya, ada juga yang sebaliknya. Namun saya tetap memposting apapun yang saya anggap menyenangkan tanpa mau tahu tanggapan orang lain.

                Kebiasaan saya inilah yang malah justru menjadi awal munculnya ketidaknyamanan dalam diri saya. Saya merasa menjadi cepat lelah dan merasa lebih sering pusing. Hal ini disebabkan karena saya mendapatkan beberapa komentar buruk di salah satu akun media sosial milik saya. Pada dasarnya saya memahami risiko dari setiap postingan yang saya tampilkan di akun media sosial saya sendiri, namun ternyata secara tak sadar saya belum mampu mengelola emosi saya jika mendapat tanggapan yang tidak sesuai dengan yang saya harapkan.

                Beberapa waktu lalu, saya mendapat komentar buruk di salah satu postingan saya yang membuat saya merasa sakit hati, kecewa, tidak percaya diri,  merasa tidak memiliki potensi dan sangat menjatuhkan semangat saya dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Hal ini sungguh merugikan saya terutama saat melakukan pekerjaan. Awalnya, saya tidak ingin menanggapi lebih jauh, namun kata-kata buruk tersebut malah terus menghantui saya. Makin lama makin terus saya baca dan justru membuat keadaan saya makin memburuk. Saya sudah mencoba konsultasi dengan keluhan sakit kepala (pusing) yang tak kunjung sembuh, sudah minum obat dan vitamin, tetap saja rasanya badan ini makin lama melemah.

                Akhirnya saya menemukan OKe Solution di Facebook. Saya melihat di salah satu postingan teman saya yang pernah menjalani terapi di OKe Solution. Saya pun langsung bertanya pada teman saya mengenai klinik ini dan disarankan untuk langsung menghubungi bagian customer service. Akhirnya, saya merasa tertarik karena teknik terapi yang dikenal dengan Teknik Optimasi ini berkaitan dengan soul, mind, dan body. Ternyata tiga komponen tersebut saling terkait dan saling berpengaruh. Saya memang berpikir bahwa yang saya alami saat ini ada kaitannya dengan ketiga komponen tersebut.

                Saat datang ke kantor OKe Solution, saya disambut oleh tim OKe yang sangat ramah. Mereka menjelaskan lebih rinci mengenai teknik terapi ini lalu saya segera konsultasikan mengenai keluhan yang akhir-akhir ini saya alami dan rasakan. Alhamdulillah setelah dilakukan terapi dengan teknik optimasi kurang lebih 1 jam, saya sudah merasakan adanya perubahan. Saya merasa lega, saya mulai merasakan kenyamanan di hati dan pikiran saya.

Berkat optimasi, saat ini saya telah kembali bekerja dan semua aktifitas saya berjalan dengan lancar. Saya tidak lagi merasa perlu mencemaskan dan menganggap komentar-komentar buruk sebagai sesuatu yang harus dipikirkan. Saya lebih menerima semua yang terjadi di hidup saya sebagai salah satu nikmat dari Allah SWT dan melepaskan semua hambatan-hambatan dari diri saya sehingga saya dapat menjalani aktifitas dengan santai dan bahagia.

Saya sangat bersyukur bisa menemukan OKe Solution untuk membantu saya dalam mengatasi masalah saya. Saya sangat menyarankan bagi siapapun yang memiliki sakit yang mungkin telah diderita dalam waktu yang lama namun tak kunjung membaik, atau bagi siapapun yang tidak ingin mengonsumsi obat-obatan, Optimasi dari OKe Solution in syaa Allah bisa menjadi solusi terbaik bagi Anda juga. Terima kasih J